Klasifikasi Tanaman Mengkudu

Klasifikasi Tanaman Mengkudu Pohon mengkudu tidak demikian besar, tingginya pada 4-6 m. batangnya bengkok-bengkok, memiliki dahan yang kaku, kasar, serta mempunyai akar tunggang yang tertancap dlm. Kulit batang berwarna cokelat keabu-abuan atau berwarna cokelat kekuning-kuniangan, berbelah dangkal, tdk berbulu, anak cabangnya berbentuk bersegai empat. 
Tajuknya selalu berwarna hijau sepanjang tahun. Kayu buah mengkudu gampang sekali dibelah sehabis dikeringkan. Dapat dipakai untuk penopang tanaman lada.Berdaun tidak tipis mengkilap. Daun mengkudu terdapat berhadap-hadapan. Ukuran daun besar-besar, tidak tipis, serta tunggal. Memiliki bentuk jorong-lanset, memiliki ukuran 15-50 x 5-17 cm. pinggir daun rata, ujung lancip pendek. Pangkal daun berupa pasak. Urat daun menyirip. Warna hiaju mengkilap, tdk berbulu. Pangkal daun pendek, memiliki ukuran 0, 5-2, 5 cm. ukuran daun penumpu beragam, berupa segitiga lebar. Daun mengkudu bisa dimakan sebagai sayuran. Nilai gizi tinggi lantaran banyak memiliki kandungan vit. A. yg tuturnya dapat mengobati ambein. Bunga Buah Mengkudu tersusun majemuk, perbungaan bertipe bongkol bulat, bertangkai  antara 1-4 cm, tumbuh di ketiak daun penumpu yang mana berhadapan dengan daun yang tumbuh dengan normal. Bunga banci, mahkota bunga berwarna putih, berupa corong, panjangnya dapat meraih 1, 5 cm. Benang sarinya tertancap di mulut mahkota. Kepala putik memiliki puting dua. Bunga itu mekar dari kelopak dan bentuknya seperti tandan. Bunganya berwarna putih, dan juga harum.
Klasifikasi tanaman mengkudu
  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
  • Sub Kelas: Asteridae
  • Ordo: Rubiales
  • Famili: Rubiaceae (suku kopi-kopian)
  • Genus: Morinda
  • Spesies: Morinda citrifolia L.
Buah Mengkudu majemuk, terbentuk dari bakal-bakal buah yang telah menyatu serta bongkol dibagian dalamnya ; perubahan buah bertahap ikuti sistem pemekaran bunga yang diawali dari sisi ujung bongkol menuju ke pangkal ; diameter 7, 5-10 cm. Permukaan buah majemuk seperti terbagi dlm sekat-sekat poligonal (sisi banyak) yang berbintik-bintik serta berkutil, yang datang dari sisa akan buah tunggalnya. Warna hijau saat mengkal, menyambut masak jadi putih kekuningan, serta selanjutnya putih pucat saat masak. Daging buah lunak, tersusun dari buah-buah batu berupa piramida dengan daging buah berwarna putih, terbentuk dari mesokarp. Daging buahnya banyak memiliki kandungan air yang aromanya seperti keju busuk atau bau kambing yang timbul lantaran pencampuran pada asam kaprat (asam lemak dengan sepuluh atom karbon), C10), asam kaproat (C6), serta asam kaprilat (C8). Dianggap ke-2 senyawa paling akhir berbentuk antibiotik aktif.[kt]